Senin, 19 Agustus 2013

Cerita Tentang NPUST (Part 3)

Hari ini tanggal 19 Agustus 2013, hari terakhir gue di sekolah ini. Tadi pagi saat gue mau pamitan ke teacher dan temen-temen lab, tiba-tiba perut gue rasanya aneh gitu. Ini bukan masalah gue abis makan pedes atau apa, ini kek perasaan aneh yang sulit dideskripsikan. Yaa, perpisahan itu emang selalu sakit. 

Take action for the last time. I'll miss every part of this lab T___T
Sepuluh bulan gue lab ini, Laboratory of marine molecular biology. Pertama kali gue datang ke lab ini, geu ga bisa apa-apa. Gue harus belajar dari nol tentang molecular. Secara yaa, di Indonesia gue cuma belajar teory doank. Tapi untunglah semua temen-temen lab di sini sangat helpfull and so kind. Gue juga punya teacher yang sangat amazing. He do anything for me. He help me to graduate on time. He cheers me up when i was down. He teach me to do experiment by himself. He through the rain just to take my experiment sample. He blame himself for stupid thing that I was do. And... he brought the umbrella and open the car for me #nosebleed. Sumpah gue sedih banget harus berpisah sama dia T__T

Awal-awal gue disini, mahasiswa masternya ada 7 orang, ketambahan gue jadi 8. Disini gue terhitung second year, karna untuk first yearnya udah gue lalui di Indonesia. Setiap hari gue harus datang ke lab jam 9 pagi trus pulangnya jam 9 malam. Sabtu minggu juga seringan kek gitu. Tapi pas akhir-akhir menjelang defense kemaren, gue harus rela pulang jam 4 pagi dari lab. PCR tiap hari, ngerjain thesis, revisi, dll. Masa-masa dimana mata gue udah kek mata panda, drink coffe every night, and overnight in lab with my friend Da Tou. Yaa, temen gue yang satu ini banyak banget bantu gue, kita melalui masa-masa sulit bersama and finally we get our diploma. Meskipun itu adalah tujuan utama gue disini, but I'm not so happy to get this certificate. Aneh ya gue. 

Anyway, apapun itu... gue harus nerima kenyataan bahwa besok gue harus ninggalin tempat ini, sekolah ini. Yap, ini udah waktunya packing. Semua stuffs udah gue masukin rapi ke dalam koper. Memory indah inpun bakalan gue simpen rapi di sel-sel otk gue.

The last dinner. And for the first time I celebrate my birthday at 14 August, instead at 9 sep.

Laboratory of Marine Molecular Biology Family. It's my pleasure to have you all.

Level ini sudah selesai. Gue harus segera beranjank ke level selanjutnya. Level yang gue tau bakal lebih berat dari ini. Well, it's not about the destination.. it's about the journey.

Minggu, 18 Agustus 2013

Cerita tentang NPUST (part 2)

Ini sambungan dari bagian sebelum, udah kek sinetron aja pake bersambung aja..hehehe. Di bagian ini gue pengen cerita tentang kehidupan kampus. Disini gue tinggal  di international dormitory. Satu kamar diisi sama 4 mahasiswa, banyak banget kan..? Disetiap kamar difasiitasi dengan AC dan internet 24 jam. Ada mesin cuci dan dapur.

Kamarnya kira-kira kek gini. Jadi, tempat tidur lo di atas trus meja belajarnya di bawahnya.

Di asrama ini tinggal mahasiswa dari berbagai negara kek misalnya Thailand, Vietnam, Malaysia, Afrika, Amerika latin, Negara-negara di kepulauan pasifik, eropa , Jepang dll. Yang paling seru adalah saat masak di dapur. Lu bisa berbaur dengan temen-temen asing yang lain. 
Ngomong-ngomong tentang masak, biasanya kita memilih masak sendiri untuk menghemat pengeluaran. Maklum gue dapat beasiswanya ga terlalu banyak, sedikit malah :(. Jadi mau tidak mau harus masak. Apalagi kalo tiap hari harus beli, menunya ya itu-itu aja dan tidak terlalu banyak pilihan. Karna gue muslim, makannya harus hati2. Jadi gue cuma makan ikan sama telur disini. Kalo pengen makan daging atau ayam gimana? Bisa sih, tapi ayam atau dagingnya harus beli ke kota sebelah dulu. Kasian yaaa..
Makanan disini harganya dua kali lipat dibanding di Indonesia. Sekali makan rata-rata 50-60 NTD atau setara dengan 17-20 ribuan lah. Ada banyak pilihan tempat makan. Di dalam sekolah sendiri ada dua kantin yang melayani sarapan, lunch, hingga makan malam. Atau kita juga bisa beli di warung makan depan sekolah. Menunya kira-kira kek dibawah ini: nasi, sayuran, sama ikan. 




Tapi lu ngak perlu khawatir. kalo lu lagi bokek, lu bisa ngelakuin ritual yang biasa mahasiswa indonesia lakukan, yaitu makan indomie. Yup.. minggu pertama setelah sampai di Taiwan, yang kita lakukan adalah mencari toko indo dan belanja indomie sebanyak-banyaknya. Ngak dimana-mana..indomie emang sahabat setia mahasiswa XD..
Klo misalnya lo kelaparan di tengah malam dan persediaan indomie lo udah abis...jangan khawatir men. Lu bisa ke seven-eleven deket dorm yang buka 24 jam. Kalo misalnya lu kagak ada duit buwat ke Sevel...? Yaudah, langkah terakhir lu ketok aja tetangga sebelah. Biasanya sih tetangga kamar kita masih anak indo juga. Masa iya sih dia bakal tega ngeliah saudara setanah airnya kelaparan...??

Nah, itu tadi masalah makanan. Sekaran gue ceritain masalah transportasi. Jadi ceritanya kampus ini amatlah luas. Mahasiswa kebanyakan membawa scooter. Kita juga bisa membeli scooter. Tapi ga usah yang baru, beli aja yang second...yang penting kan bisa jalan :P. Karena kita tidak memiliki driving lisence, jadi kita ga bisa bawa scooter keluar gate. Bisanya cuma muter-muter kampus doank. Kalo lo misalnya mau keluar buwat jalan-jalan atau shooping ke kota, lu bisa naik bus. Biar lebih murah, bayar bus bisa pakek student card. Jadi, lu harus isi dulu student card lo di 7-11. Abis itu tinggal digesek aja deh. Student card ini berfungsi seperti easy card, lu bisa makek buwat naik kapal fery atau naik bus. Hebat kannn..?

Untuk hiburan...?
Jadi begini ya sahabat-sahabatku yang super. Karena kampus ini terletak di desa, yaa kalo lu pengen cari hiburan..harus ke kota dulu. Tapi klo lu misalnya pengen hemat..lu nikamati aja fasilitas yang ada di sekolah. Misalnya, lu bisa bersepeda atau jalan-jalan keliling sekolah. Bisa juga hunting picture di danau. Lu juga bisa renang, main basket, bulu tangkis, tenis, sepak bola, base ball. Pokonya yang namanya fasilitas olah raga disini itu lengkap banget. Kalo lu pengen nonton, bisa ke library. Di sini disediakan ruang privasi bwt nonton filem. Setiap sabtu minggu, kampus ini biasanya jadi tujuan wisata masyarakat sekitar yang membawa serta seluruh anggota keluarganya untuk menikmati suasana pedesaan yang asri dan tentram..hehehe. 

Well, itulah sekelumit cerita tentang kehidupan kampku tercinta.
Masih bersambung ke bagian berikutnya... :')




Jumat, 16 Agustus 2013

Cerita tentang NPUST (Part 1)

Kurang lebih 10 bulan yang lalu pertama kali gue menginjakkan kaki di tempat ini, National Pingtung University of Science and Technology. Cerita panjangpun dimulai disana. 10 September 2012, hari pertama gue masuk lab dan diperkenalkan dengan pembimbing gue dan temen2 lab. Hari itu adalah summer dan terik matahari sangat menyengat. Gue harus mengayuh sepeda ke departemen gue yang jaraknya cukup jauh dan lumayan menanjak. Bener-bener butuh perjuangan. Beberapa hari kemudian, akhirnya gue beli scooter second 50cc yang ternyata harganya terlalu mahal. Gue baru tau itu pas beberapa hari yang lalu gue ngejual itu scooter dengan harga setara dengan sepasang sepatu. Sedih sih, tapi yaa sudahlah. Scooter itu udah nemenin perjuangan gue disini. Dan berkat scooter ini pula akhirnya gue bisa naik motor..hehehe.


Ini scooter gue, namanya si WRR
Banyak hal yang sebenernya pengen gue ceritain, tapi gue bingung mulai dari mana. Untuk Part 1 ini ada baiknya gue ceritain tentang kampus ini dulu aja yaa. Jadi kampus gue ini adalah kampus paling luas se Taiwan dan paling indah, katanya sih. Letaknya di ujung selatan dari pulau Taiwan. Jaraknya sekitar 5 jam dari Taipei kalo lo naik bus. Wilayah kampus memang di setting jauh dari keramaian sehingga suasananya sangat sesuai untuk proses belajar mengajar.
Ini adalah pemandangan yang menyambut lo sesaat setelah masuk gerbang kampus.
Bagi para pecinta photografi, sekolah ini seolah objek yang tak habisnya utuk di explor. Mulai dari padang rumput yang luas, pepohonan hijau, taman-taman lengkap denga air terjun buatan, danau, bunga-bunga yang berwarna warni ketika musim semi, daun-daun yang berguguran di musim gugur, sunset dan sunrise yang indah di musim panas. Berikut ini sedikit hasil jepretan gue yang bis gue bagi di blog ini. 

Bersepeda di sore hari itu sangat asyik.. udaranya benar-benar segar dan bebas polusi :)

Teratai ini salah satu contoh bunga yang tidak mengenal musim. Saat perjalanan pulang dari lab, gue selalu menyempatkan diri untuk berhenti sesaat dan menikmati keindahannya.

Kebun leci terbentang di sepanjang jalan menuju sekolah. Musim panas adalah musim panen buah ini. 

Entah apa nama bunga ini.. saat musim semi, bunga ini bermekaran dengan warna pink yang begitu indah.


Pada musim panas, bunga ini bermekaran begitu indah dengan latar belakang kandang kuda yang selalu asyik dijadikan objek hunting foto.

Ini adalah pemandangan malam dari lantai 5 gedung departemen gue. Gue selalu pergi ke tempat ini saat gue ingin sendiri. 

Ini adalah pemandangan saat supermoon.


Padang rumput, kandang kuda, dan gunung adalah perpadua sempurna tempat ini.  Tak jarang tempat ini dijadikan sebagai tempat foto prawedding.

Sunset di tempat ini sangat menakjubkan. Setiap sore gue bakalan naik ke lantai 5 dorm atau departemen untuk menikmati pemandangan indah ini. 

Ini adalah pemendangan favorit gue. 85 building dengan latar belakang langit senja. Gue bakalan rindu banget pemandangan ini :(

Gedung ini adalah gedung rektorat. Gedung pertama yang gue kunjungi saat datang ke kampus ini. Gedung yang sempurna untuk melihat sunset.


Ini adalah danau sekolah. Banyak ikan koinya, kura-kura & angsanya. Pemandangan sunrise di tempat ini sangat menakjubkan. Tapi gue belum pernah dapat pict.nya. 

Pemandangan sunrise dari atap dorm gue..masih lengkap dengan kabutnya. Setiap pagi gue sempetin buwat motret.

Ini adalah musim gugur. Daun-daun menguning dan berguguran.
Well, itu cuma sedikit cerita yang bisa gue bagikan lewat jepretan-jepretan gue. Untuk cerita-cerita selanjutnya gue sambung besok-besok ya.. 
Dua hari lagi gue bakalan ninggalin sekolah ini. Sedih banget rasanya. Dan gue ga tahu apa yang harus gue lakukan di hari-hari terakhir gue disini.  

Senin, 05 Agustus 2013

Lotus Pond, Kaohsiung

Kaohsiung is the second largest city in Taiwan. There are so many tourist destinations in the city. One of them is quite popular is the Lotus Pond. Lotus Pond is the man-made lake located in Zuoying District. Opened in 1951, it is famous for the lotus plant and nomerous temples around the lake, including the Spring and Autumn Pavilions, The Dragon and Tiger Pagodas, and the Confucian Tample.

Many activities that we can do around the lake, such as walking around the lake, fishing, or even just sit back and enjoy the beautiful scenery. And dont forget to take a picture.Yeah, that's the most important thing that you should do if you go to the new place.. :P




This big atatue is the Beiji Xuantian Shang Di Pavilions, which has a huge painted statue of Emeror of the Dark Heaven.
For the next destination is Wuli Pavilions.



The final stop on my tour around the lake are Dragon and Tiger Pagodas. The Dragon and Tiger Pagodas were some of the craziest temple that I've ever seen. As you approoch the temple there are threatening signs ordering you to enter through the dragon's mouth first, and exit through the lion as this supposedly siymbolises turning your bad luck into good. 



Lotus pond was one of the most uniqe experiences during my time in Taiwan. I'd never seen anything like it before. I think walking through around the lake with your friends or even with your crush is not a bad idea ~^^